Huh, akhir tahun telah berkemas untuk pergi, tahun yang baru sudah berada di ambang pintu. Siapkah kita menuju dimensi tahun yang baru?
Awal tahun 2009 yang lalu, jujur, aku tidak pergi ke mana-mana. Hanya menetap di rumah. Tidak bangun pada jam 12 malam tepat untuk berpesta meniup terompet awal tahun. Aku juga tidak menyesal ketinggalan cerita pesta tahun baru dari teman-temanku.
Pesta bukanlah hal yang harus dilakukan bukan? Yang penting adalah bersiap pada tahun baru. Tahun baru, semangat baru, pribadi baru. Bahkan ada yang bilang, tahun baru, wajah baru.
Maksudnya tentu bukan segalanya beli baru, wajah dioperasi tiap tahun, berganti kepribadian tiap tahun. Yang dimaksudkan adalah, visi dan misi tahun itu yang kita perbarui.
Semangat baru, kita ingin bersemangat di tahun yang baru, semangat misalnya untuk mencapai kelulusan pada tahun itu, atau membuka usaha baru dan target baru dalam kerja maupun sekolah. Senang bukan mencapai hasil yang sudah kita ingnkan di tahun yang baru?
Jadi pribadi baru, maksudnya menjadi pribadi yang lebih baik sikapnya. Bukan malah terus menurun satiap kali. Menjadi lebih tidak disiplin. Usahakan perbaiki dari seawal-awalnya tahun. Misalnya, tidak membantah perkataan orang tua yang tidak mengizinkan kita pergi ke pesta tahun baru bersama teman. Mulailah dari hal yang paling awal.
Tanpa harus berpesta pora, kita bisa menjadi hal yang ‘baru’ di tahun yang ‘baru’, tentunya yang baru dan lebih baik
Berbagi
Desember 30th, 2009
Di pasar, kemarin aku bersama Ibuku membeli yang unik dan kami suka. Buah Naga! Oh, senangnya! Beli dua, cukuplah, yang penting enak! Yummy!
Dulu, aku belum tahu ada buah yang bernama buah naga. Warnanya merah muda dan agak merah keunguan. Ada daun seperti sisik yang menyatu pada buah itu. Lonjong, dan gemuk. Di dalam buah, ada daging yang putih bersama bintik-bintik hitam seperti biji wijen. aging buahnya berair, dan berrasa manis agak tawar.Sekarang mungkin sedang musim buah naga. Di pasar banyak yang menjual minggu-minggu ini.
Buah ini berasal dari Guyana, dibawa oleh orang Perancis untuk tanaman hias pada tahun 1870. Buah naga dianggap membawa berkah oleh orang Cina dan Vietnam. Dalam bahasa Cina, buah naga disebut Thang Loy, dan diterjemahkan oleh orang Eropa menjadi Dragon Fruit, alias buah naga.
Akar buah naga hanyalah akar serabut yang berkembang di dalam tanah di batang atas sebagai akar gantung. Akar tumbuh di sepanjang batang di bagian punggung sirip di sudut batang. Di bagian duri muncul ini akan tumbuh bunga yang bentuknya mirip bunga Wijayakusuma. Bunga yang tidak rontok berkembang menjadi buah. Buah naga bentuknya bulat agak lonjong seukuran dengan buah alpukat.
Di sekujur kulit banyak dipenuhi dengan jumbai-jumbai yang mirip dengan sisik naga. Oleh sebab itu, buah ini namanya buah naga. Batangnya yang berbentuk segitiga, terdapat duri yang pendek dan kecil sekali sehinnga tidak mencolok, sampai dianggap kaktus tak berduri.
Orang-orang biasanya memperbanyak atau membudidayakan buah naga dengan cara stek atau semai biji. Tanaman bisa tumbuh subur kalau tanah tidak becek, banyak unsur haranya tentu, cukup sinar matahari, dan bersuhu antara tiga puluh delapan derajat celsius sampai empat puluh derajat celsius.
Manfaat dari buah ini Dibalik rasanya yang manis menyegarkan, buah naga kaya akan manfaat. Banyak orang percaya buah ini dapat menurunkan kolesterol dan penyeimbang gula darah. Memang belum ada penelitian pasti tentang manfaat buah ini. Namun, mengingat asalnya dari jenis buah kaktus, kita percaya buah naga mengandung vitamin C, beta karoten, kalsium dan karbohidrat. Yang pasti buah naga tinggi serat sebagai pengikat zat karsinogen penyebab kanker dan memperlancar proses pencernaan.
Penganut Islam di Xinjiang sering memakannya, tetapi berakhir makan buah naga saat Kerusuhan Xinjiang tahun 2009.
Nah, ayo, cicipi buah naga!
Dikutip dari Wikipedia.Org
Berbagi
Desember 27th, 2009
Selama ini yang mengurus kita, mempersiapkan segala urusan agar selalu siap adalah ibu. Namun bagaimana, ya, kalau ibu kita sakit? Hmm..
Ayah yang selalu sibuk bekerja di kantornya sampai malam, belum tahu tahu bagaimana menggosok pakaian, menyeterika baju, memasang serpei, memakaikan adik pakaian. Namun sebenarnya ayah harus bisa, karena jika ibu sakit bagaimana seluruh urusan akan dialihkan?
Anak gadisnya tentu fokus dengan sekolah dan tugas. Kakak lelaki lebih senang bermain bersama teman. Dan tentunya ayahlah yang satu-satunya bisa menggantikan tugas ibu.
Itulah sebabnya mengapa kepentingan kesehatan bu sangat diperlukan. Apa lagi ibu adalah ‘key word’ jika ada masalah. Masalah si kecil di sekolah, ia akan menceritakannya pada ibu, gadis kecil yang menanyakan PR kepada ibu, ayah yang meminta masakan ibu yang enak pada saat butuh hidangan enak, dan itulah semua yang menyebabkan alasan ibu harus siap.
Ibu, bagaimana nanti jika engkau sakit? Terbaring lemah di rumah sakit? Nenek dan Kakek pasti akan keget. Ayah dan anak-anak pasti akan repot mengurur waktu. Oh, Ibu, janganllah kau sakit
, kami sangat membutuhkanmu..
Berbagi
Nopember 15th, 2009
Mengungkapkan perasaan di diary memang membuat hati lega, kan? Nah, ternyata di internet ada situs untuk menulis diary, namanya Diary.com. Bisa membuat diary yang paling aman!
Saya awalnya hanya coba-coba untuk membuka website ini, htttp://www.diary.com/ situs yang ternyata memang ada dan sangat mengejutkan! Saya tertarik untuk mendaftar.
Pertama saya masih bingung, ternyata mudah juga. Kita di sana bisa:
- Mengepost atau menulis catatan harian.
- Agenda dan jadwal pengingat.
- Mengupload video dan foto pribadi.
- Bertukar diary dengan teman-teman.
Nah, sifat di diary.com itu private alias rahasia, jika di blog beberapa rahasia mash bisa dibaca, di sni tidak! Kita bisa berteman dengan teman, sehingga diary kita saling dapat dibaca satu sama lain. Bisa kita sendiri yang melihat, dan ada beberapa tulisan atau semunya, bahkan, bisa dipublish.

Penggambaran Diary.com, sumber: thenextweb.org
Wah, jadi rahasia kita masih bisa terjaga menulis di sini. Jadi menulis enak, hati lega, dan privasi terjaga!
Berbagi
Nopember 15th, 2009
Ibu guruku hari Jumat kemarin tanggal 13 November 2009 mengajak kami menyusuri lahan tanah yang masih bisa dibuat biopori. Wah, memang sangat menyenangkan.
Ibu Murnaria mengajak seluruhruh anak kelas 7 membuat biopori di sekitar sekolah. Wah, senangnya. Baik sekali Ibu Murnaria mau mengajarkan kami.
Pada pagi hari, kami semua langsung bersiap-sipa membawa kamera untuk mengabadikan momen spesial ini. Dan Ibu Murnaria membawa alat membuat lubang biopori. Bentuknya seperti linggis panjang.
Kami mencari-cari tempat yang kosong. Mula-mula kami melihat berbagai macam bentuk biopori di lahan yang telah di bioporikan kelas lain. Tenyata sudah cukup banyak biopori dilahan-lahan sekolah.
“Yang tidak bertutup atau tidak diberi paralon akan awet untuk waktu yang lama dan tidak terkubur, sedankan yang hanya lubang tanah, akan terkubur. Yang biopori tanah sangat cocok untuk mengubur sampah basah menjadi pupuk,” jelas Ibu Murnaria.
Hmmm… memang asyik bermain tanah. Menemukan batu-batu yang dianggap sebagai fosil. Senangnya tertawa bersama.
Selain manfaat hiburan dan rekreasi tentunya kita mendapat banyak ilmu tentang biopori, dan diajak untuk membuat biopori di rumah masing-masing.
“Jika tidak ada alat seperti ini gunakan linggis!” kata Ibu Murnaria menyemangati anak-anak yang kecewa karena tidak punya alat seperti itu.
Wah, memang pengalaman yang berkesan, nah, para guru, coba adakan kegiatan ini, supaya mereka tambah semangat menjaga alam mereka!
Berbagi
Nopember 14th, 2009
Pensi atau Pentas Seni dan Porseni, Pentas Olahraga dan Seni merupakan ajang yang dinanti-nanti oleh beberapa siswa-sisiwi SMP dan SMA.
Pada ulang tahun beberapa sekolah, ada yang merayakannya dengan mengadakan Porseni. Acara sekolah tersebut memang dinanti-nanti, karena biasanya beberapa sekolah akan mengundang Bintang Tamu untuk ikut penas juga.
Seperti pada acara pentas seni SMAN 68 Jakarta yang mengundang banyak sekolah untuk iku berpartisipasi. Acaranya sangat menarik, nama acaranya BAZKOM. Di sana diadakan Bazar dan kompetisi antar sekolah, kompetisi olahraga dan berbagai keterampilan.
Di acara terakhir, mereka mengundan Bintang Tamu untuk menyanyi. Mayarakat dari lur pun boleh menikmati acara penuup dengan membeli tiket. Sangat menarik bukan kreatifitas anak zaman sekarang?
Dalam kompetisi yang biasanya diadakan ada lomba:
- Olahraga: Basket, Rugby, Futsal, Badminton, Tenis Meja
- Keterampilan: Menulis cerita atau pusi, membacakan pidato atau berita dengan bahasa asing, Masak berkelompok, dan vocal group dan solo, keterampilan agama.
- Kecerdasan: debat, cerdas cermat dan lainnya.
Yang rata-rata diminati adalah lomba olahraga dan lomba unik lainnya. Ada jugayang memang memborong semua lomba memang karena hobi. Dan ada juga yang hanya mengambil sedikit lomba.
“Daripada tidak ikut mending borong, kan, asyik,” kata salah satu teman saya. Mungkin ia merasa kompetisi adalah ajang yang menarik untuk diikuti. Sangat optimis, kita juga harus begitu, tetapi tidak asal.
Itulah anak kreatifitas kita, sebagai pelajar.
Berbagi
Nopember 1st, 2009
Handphone bertombol qwerty dengan kapasitas internet yang canggih merupakan bahan omongan masa kini. Karena model dan gaya yang lebih enak. Tetepi mungkin alat bayangan yang ada di kepala saya kali ini mungkin akan lebih diminati ornag-orang zaman sekarang.
Handphone masa kini memang dilengkapi oleh layanan internet yang cepat dan lebih mudah digunakan. Disamping untuk mengetahui informasi dari berbagai media elektronik, internet juga dibuat unuk melepas lelah dan menghibur diri dengan menyapa teman-temannya lewat situs jejaring sosial yang banyak dinikmati.
Adakah orang zaman sekarang yang masih mencari handphone yang tidak ada layanan internet, browsing dan lain-lain? Itu sangat tidak mungkin walau ada yang memang mencari handphone seperti itu. Karena dengan internet, segala jenis berita dari penjuru dunia sangatlah cepat digenggam tangan.
Tentu banyak perusahaan mobile dan elektronik dari negara maju, pasti sudah terbayang uang yang akan mengalir bila perusahaan tersebu memproduksi handphone dengan kecanggihan seperti itu. Apa lagi jika harganya sangat memasyarakat.
Mungkin ada yang lebih dicar lagi? ya, seiring perkembangan teknologi, pasti manusia ingin lebih yang menarik dan memuaskan. Mungkin alat khusus untuk berinternet.
Bentuknya mirp-mirp handphone, tombol qwerty. Dan khusus berinternet. Bisa menyimpan file hingga ratusan giga, bisa install, download dan upload. Lebih mirip macbook namun khusus internet. Dengan kamera dan software phtoshop. Canggih namun memang kalau ada pasti sangat mahal harganya.
Oh, pasti itu yang dicari-cari oleh para internet-ria!
Berbagi
Nopember 1st, 2009
Terlihat sederhana namun sangat menarik, itulah yang kita pikirkan saat melihat sebuah kerajinan tangan dari bahan bekas, yang sangat menguntungkan bagi dunia, yang membuat, dan orang lain di seluruh dunia.
Dunia sedang dilanda pemanasan global yang parah. Hari-hari makin panas dan gersang, cuaca tak menentu silih berganti, membuat berbagai macam penyakit. Tanah tidaklah subur lagi, banyak tanah yang tidak dapat ditumbuhi tumbuh-tumbuhan karena berzat yang bertolak belakang dengan kesuburan.
Salah satunya yang membuat tanah tidak subur adalah sampah plastik, sampah plastik tidak bisa diurai dengan waktu cepat, tidak sama seperti kertas dan kayu. Beberapa plastik dibuat dari minyak. Lihatlah di laut lepas, tumpahan minyak tidak bisa bersatu dengan air, dan mematikan semua kehidupan laut di bawah minyak tersebut. Sungguh tidak cocok buakan?
Manusia yang kreatif, inofatif, dan sadar akan hal itu membuat sesuatu yang sangat berguna dari sampah-sampah tersebut. Yaitu membuat kerajinan tangan dari bahan bekas. Cotohnya seperti ini:


Bagus bukan, kebetulan saya bisa mencoba membuat bingkai dari lintingan koran tersebut, dan itulah hasilnya. Dan gambar tas plastik tersebut saya kutip dari http://remaja.suaramerdeka.com/wp-content/uploads/2009/02/xsproject1.jpg .
Hasil kerajinan tersebut bisa mendatangkan berbagai manfaat untuk orang..
- Yang membuat dan memproduksinya: orang itu menyelamatkan dunia dengan mengurangi sampah, perbuatan yang baik pasti akan dibalas oleh Tuhan. Selain itu dia akan memperoleh hasil yang menguntungkan. Apa lagi jika kerajinan tersebut dapat menembus pasar mancanegara.
- Yang membeli dan masyarakat: diuntungkan karena adanya kreatifitas dari kerajinan tersebut, orang itu juga pasti merasa termotivasi dan sadar akan hal tersebut yang bagus. Dan biasanya kerajinan tersebut yang memasar ke mancanegara akan membawa nama baik Indonesia, mereka akan menghargai hasil kerja kita.
Nah, bagaimana, bukankah hal itu sangat baik. Sampah bisa menjadi kendi-kendi uang. Wah, hebat bukan?
Berbagi
Oktober 23rd, 2009
Kalimat itulah yang temanku ucapkan ketika melihat foto Pak Jusuf Kalla yang masih terpanjang di meja bufet kelas.
Pak Boediono. Sumber: DetikLagi.com
Sejak Pak SBY dan Pak Boediono dilantik, banyak sekali yang berubah. Berubah pikiran, berubah sifat dan lain-lain. Hal besar yang berubah adalah salah satunya pergantian para menteri, MPR, dan DPR yang baru.
“Jakarta - Pemeriksaan tes kesehatan dan kejiwaan terhadap 37 orang calon menteri di RSPAD Gatot Subroto berakhir. Hasil tersebut akan dijadikan bahan pertimbangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk kinerja kabinetnya.” itulah yang saya baca dari DetikNews Selasa, 20/10/2009 14:26 WIB dengan judul artikel “Audisi Calon Menteri Hasil Tes Kesehatan Jadi Pertimbangan SBY untuk Kinerja Menteri” oleh Muhammad Taufiqqurahman.
Teman teman juga banyak yang heboh tentang pelantikan yang baru saja kemarin dilaksanakan.
“Ah, Pak SBY, kalau dilantik yang benar nanti tugasnya. Jangan sama seperti dulu, nggak ada bedanya,” kata salah seorang teman saya yang sedikit kecewa karena hasil pemilu kemarin menetapkan Pak SBY masih tetap menjadi presiden. Menurutnya Pak SBY kurang berhasil mengatur negara.
“Mudah-mudahan kali ini pilihan rakyat nggak salah,” kata teman saya yang saya tanya tentang pemilu kemarin dan tentang pelantikan presiden dan wakil presiden.
Memang banyak yang berubah, namun tidak hanya perubahan besar yang banyak sekali terjadi. Tetapi, tahukah Anda di tengah-tengah kota ada sekolah yang mempunyai kelas yang mendiskusikan tentang foto Pak Jusuf Kalla?
Seorang teman saya melihat foto Pak SBY dan foto Jusuf Kalla yang masih terpajang di atas lemari bufet kelas. Wah, itulah yang teman saya katakan, sama persis dengan judul artikel ini.
Namun masalahnya, dalam seminggu ini, adakah yang menjual foto Pak Boediono?
Berbagi
Oktober 21st, 2009
Sebagian wanita Indonesia yang muslim, tidak memakai jilbab. Mungkin karena tidak tahu, atau merasa kurang pas dengan jilbab. Memang ada yang bilang jilbab menyembunyikan kecantikan wanita, itu benar. Namun tahukah anda bahwa jilbab menambah kecantikan paras wanita dan mempunyai arti tertentu?
Jilbab, sedari kecil seharusnya kita sebagai kaum wanita memakai jilbab. Jadi ketika telah dewasa, kita jadi mengerti apa itu jilbab dan apa manfaat dan maknanya.
Bagaimana ketika kita memandang seorang wanita yang memakai jilbab? Terlihat anggun, feminim dan terhormat. Itulah yang kita lihat. Dari kelakuannya, baik dan sarat dengan sopan santun dalam norma.
Kecantikan itu sebenarnya dilihat dari dalam. Semakin wanita itu berkelakuan bak, maka, makin cantik pula wanita itu.
Wanita berjilbab berarti sadar akan kecantikannya yang begitu indah diciptakan oleh Allah, ia tidak sembarangan memperlihatkan kecantikannya.
Itulah wanita berjilbab, menawan hati bukan?
Berbagi
Oktober 20th, 2009
Previous Posts